[Rania Series] Kerudung Genit?

Tak sengaja Rania mendengarkan percakapan mbak-mbak di belakangnya. Hey, bukan ia suka menguping, tapi kondisi bis padet begini, siapa yang tidak dengar kalau orangnya ngobrol cukup keras dan tempatnya deketan? Dengar obrolan itu, Rania rasanya ingin protes!

[Rania Series] Lampu Teras Tetangga

Rania senang sekali, akhirnya, setelah sekian lama hanya sekedar bermimpi akan memiliki rumah sendiri, akhirnya cita-cita itu terwujud sudah. "Syukur alhamdulillah" ucap Rania berbinar. Memang bukan rumah yang besar, komplek perumahan tempat tinggal Rania yang baru itu adalah komplek rumah sederhana. Kecil namun cantik. Inilah yang diharapkan Rania. Rumah yang memang Rania banget! ~~~ Hari... Continue Reading →

Dahaga Rahmat

Rahmat membanting pintu kamarnya, ia marah dan sebal, lagi-lagi keinginannya untuk punya sepeda seperti teman-temannya tak dikabulkan ibunya. Kadang Rahmat ingin pergi saja dari rumah, atau ganti orangtua saja sekalian, seperti orangtua Hasan yang suka memberikan hadiah kepada anaknya. Rahmat hanya ingin seperti teman-teman, bisa beli kue kapan saja dia mau, main sepeda, atau beli... Continue Reading →

Kelinci Mungil : Hukuman Untuk Sang Pencuri

Siang itu raja mengumpulkan seluruh warganya di alun-alun kota. Raja akan memberikan hadiah kepada kelinci mungil atas kebaikannya menjadi warga kerajaan yang baik, yang bisa menjadi teladan warga. Hadiah ini diberikan raja tiap tahun kepada 1 warganya yang terpilih. Di hadapan seluruh rakyat yang tumpah ruah di alun-alun kota, raja menyerahkan hadiah kepada kelinci mungil... Continue Reading →

[Cerbung] Undangan [1]

  Apa itu? Benda kecil berbentuk persegi, berwarna putih, cantik, berukuran kira-kira 10 x 15 cm, berada di meja kerjaku. Benda itu sepertinya diletakkan dengan sengaja disamping pesawat telepon yang terpasang rapi disebelah kiri monitor komputer kerjaku. Perlahan kuraih benda itu, kartu undangan pernikahan siapakah? Tak ada tulisan apa-apa disana selain tulisan kata undangan, tanggal... Continue Reading →

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: