Jajanan Khas Lebaran Di Rumah

Beda tempat, beda kebiasaan. Beda pula sajian.
Kali ini kita ngomongin jajanan atau suguhan yang biasanya ada saat lebaran di rumah 🙂

Dulu, waktu masih kecil, di rumah ada nenek dari ibu yang memang tinggal serumah dengan kami. Karena nenek adalah saudara tertua dari keluarga besar, juga dari warga kampung… maka setiap menjelang lebaran, rumah kami selalu ramai. Mungkin bisa masuk kategori open-house kali ya… secara rumah bisa jadi 24 jam kedatangan tamu dan pintu rumah tidak ditutup karena tamu yang terus-menerus berdatangan 🙂

Karena banyaknya tamu yang datang, mulai dari sebelum lebaran (biasanya mereka menyerahkan zakat fitrahnya kepada nenek), maka di rumah biasanya sudah sedia sirup buatan sendiri, gelas-gelas cucing kecil (gelas cina) lengkap dengan ketelnya untuk suguhan minuman kepada tamu, selain itu untuk memastikan minumannya dihabiskan/tidak mubadzir.

Cucing cina | Source : insta-stalker.com

Menjelang hari raya, biasanya jauh-jauh hari ibu sudah mengajak kami menggoreng kacang tanah untuk suguhan tamu.

Kacang goreng | Source : cookpad.com

Minuman khusus waktu hari pertama lebaran adalah coklat susu. Sedangkan jajanannya, kami biasa membuat kue-kue tradisional yang dibungkus daun pisang juga janur, seperti : lemet, lupis kacang merah (lepet), juga yang berbungkus daun kelapa, seperti : kue procot, ketupat, clorot.

Clorot | Source : wikipedia.com
Lemet | Source : craftlog.com

 

Lupis kacang merah | Source : wikipedia.com

 

Procot | Source : kompasiana.com

 

Lepet | Source : wikipedia.com

Semua buatan sendiri di rumah,  dikerjakan bersama-sama, nenek pun ikut turun tangan. Semua keluarga terlibat, termasuk ayah yang paling ahli membuat anyaman ketupat 🙂

Untuk kue-kue yang tahan agak lama, kami membuatnya sebelum lebaran. Sedangkan untuk kue yang tidak tahan lama, juga untuk minuman coklat susu, kami membuatnya pagi sebelum subuh. Bisa dibayangkan ramenya ya hehehe.
Pokoknya lebaran di rumah itu suasananya rame, seru, open house, pintu gak pake ditutup 24 jam 😀

Ketupat | Source : liputan6.com

 

Untuk kue keringnya, sebagian besar beli, gak sempet kalo semuanya dibikin sendiri 😀
Tapi pernah juga bikin sendiri, yang bikin kakak perempuan dan budhe dari ibu (kakak perempuan ibu). Bikinnya di rumah bude, beberapa hari sebelum lebaran. Memang budhe selalu bikin kue kering lebaran sendiri. Soal kue kering, budhe sudah expert lah 🙂

 

Oh iya, satu lagi, kue madu mongso! Nah kue/jajanan ini favorit ayahku. Kue dari ketan hitam dengan cita rasa manis legit dengan bungkus plastik yang dilapisi kertas krep warna-warni senantiasa menghiasi meja tamu.

Tapi kami tak pernah membuatnya sendiri. Ayah biasanya pesan sama budhe dari ayah (kakak perempuan ayah) untuk dibuatkan. Soal masak dan dunia per-kue-an, budhe memang jempolan! 2 Budhe dari ayah dan ibu sama-sama pinter masak hehehe.

Madu mongso | Source : youtube.com | raja masak

 

Nah… itu baru per-kue-annya yaaa… belum untuk makannya yaaa.
Untuk makan di lebaran hari pertama, biasanya ibu membuat opor ayam dengan ketupat. Semua dibuat sendiri. Eh pernah juga bukan opor. Selain opor, ibu juga pernah bikin krengsengan daging sapi, juga sayur lodeh daging untuk teman si ketupat 🙂
Aduhhh seru bangettt! ❤ ❤ ❤

 

Setelah nenek meninggal, tahun 2001, suasana lebaran di rumah berubah. Keramaiannya masih terasa, namun memang tidak seramai dulu. (baca juga : Tradisi Lebaran Keluarga).

Ibu tidak lagi membuat sirup sendiri, tidak lagi mebuat suguhan minuman coklat susu di hari pertama lebaran, tidak lagi membuat kue tradisional.

Hidangan khas lebaran yang ada sejak saya masih kecil, tidak ada lagi. Kami maklum, karena pasti ibu akan teringat sama nenek. Selain itu memang biasanya nenek yang mengatur ini itu, sebagai mentornya, untuk yang banyak mengerjakannya memang ibu dan kami-kami ini. Tapi memang riweh bikinnya, capek hehehe.

Tidak apa-apa, hanya sekedar makanan ini. Kami masih bisa membelinya jika kangen rasanya, meski mungkin rasanya sedikit berbeda. Yang penting keluarga sehat, bahagia, kumpul bareng. Alhamdulillah 🙂 ❤

 

Lebaran insyaallah beberapa hari lagi. Pada mudik nggak? Banyak kenangan ya dengan kampung halaman 🙂 Semoga kenangan-kenangan itu menguatkan dan menambah syukur. Aamiiin 🙂 ❤

 

 

2 respons untuk ‘Jajanan Khas Lebaran Di Rumah

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: