Menjadi Bintang 3 Hari! Workshop Content Creator Bareng Kemendikbud

Tanggal 18-20 Desember 2018 kemarin, saya merasa seperti menjadi bintang!
Apa? Bintang? Gak salah? Sejak kapan? Hahahaha…
Sejak saya ikut workshop Sahabat Keluarga bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan!
Beneran!

Cekrek… Wah, bagus nih, posting di story ah…
Posting di story whatsapp, instagram dan facebook.
Tring… tring… tring… bunyi pesan masuk di whatsapp.
“Wah… Lagi di mana mbak?”
“Serunya… Lagi acara apa?”
“Kereeen…. Mau dong dikabari kalau ada acara seru begini”

Kira-kira begitulah bunyi pesan-pesan yang masuk saat itu.
Ahh.. teman-teman memang perhatian padaku hehehe.

Tapi memang acara kemarin benar-benar seru dan berkesan. Nggak cuma dapet ilmu, tapi juga refresh pikiran, pengalaman dan teman baru.
Tuh, asyik kan?
Ayo duduk yang rapi, saya ceritain yaaa 😀

 

UNDANGAN WORKSHOP KELUARGA

Liburan sekolah hampir tiba. Isi liburan sekolah krucil dengan apa ya? Si mas sudah kelas 4, usia 9 tahun. Si adek sudah kelas 2, usia 7 tahun. Sudah bisa diajakin macem-macem kegiatan.

Disaat bundanya lagi cari-cari ide kegiatan mengisi liburan krucil, eh ada undangan workshop keluarga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jogja. Pas banget ini, cocok! Pesertanya Ibu dan anak. Anaknya 2, tapi yang bisa diajak cuma 1. Okelah, ajak si mas aja. Segeralah mendaftar dengan semangat 45 😀

Email yang ditunggu-tunggu tiba. Alhamdulillah ikutttt, yeeey *girang banget
Tapiii ada sedikit perubahan di acaranya, yaitu acaranya orangtua saja, sedangkan acara untuk anak-anak di cancel.

Ada sedih juga sih… tapi materi acaranya memang seru, jadi meskipun ada perubahan sedikit, semangat ikut acaranya tak luntur!

 

PERJALANAN PERTAMAKU CEPU-JOGJA SENDIRIAN

Wealah… ke Jogja ini, sendirian ke sana, biasa aja kali. Udah banyak dan mudah juga transportasinya.

Iya sih, ke Jogja juga alhamdulillah udah berkali-kali #gaya, baik sama keluarga, teman, atau pun sendiri. Tapi kalau yang perjalanan ke Jogja sendirian itu waktu dulu keberangkatnya dari Jakarta, Malang, dll, yang notabene sama-sama dari kota besar. Jalurnya enak, tinggal naik kereta. Ekonomis, praktis, efisien. Tapi ini dari Cepuuuu, gak ada jalur kereta ke sana! Harus ke Ngawi dulu. Kalo naik bis, beeuhh lama. Pesawat? Bandaranya belum jadi-jadi, jadi coret saja harapan ini hehehe.

Cari-cari info, ternyata cuma ada 1 pilihan transportasi praktis dari Cepu-Jogja, terutama untuk yang suka sekali naik aja seperti saya, dijemput dari rumah, langsung sampai di lokasi tujuan hehehe, yaitu : TRAVEL.

Jadilah ke Jogja naik travel. Info dari pihak travelnya, Cepu-Jogja perjalanannya sekitar 6-7 jam. Itu kalau lancar. Diminta spare waktu, kalau-kalau ada macetnya, mengingat lagi saat liburan sekolah, kemungkinan jalanan lebih rame dari biasanya.

Baiklah, pilih keberangkatan jam 6 pagi dari Cepu, agar pas sampai Jogja bisa langsung check-in di hotel Jayakarta, tempat acaranya dilaksanakan.

Jam 5.45 wib travel sudah menjemput. Bismillah…

Di tengah perjalanan, sang sopir menginformasikan bahwa nanti akan lewat tol, agar perjalanan lebih cepat sampai. Karena dari pihak travel tidak me-rute-kan lewat tol, maka biaya lewat tol dibebankan ke penumpang, sebesar Rp.10rb/orang. Baiklah, bisa sampai Jogja lebih cepat nih, bisa istirahat dulu kan.

Jeng…jeeengg… ternyata jam 10.45an sudah sampai hotel Jayakarta! Cepu-Jogja alhamdulillah lancar jaya, perjalanan tidak sampai 5 jam, itu pun sudah termasuk waktu yang terpakai untuk jemput-jemput penumpang yang lain, istirahat sebentar untuk sarapan di rest area. Waah…jadi gasik / kecepetan deh hahaha.

Ssttt… Pas depan hotel Jayakarta ada gedung TransMart, ada studio mininya juga. Jadi sambil menunggu waktu check-in tiba, mampirlah ke sana sambil cuci mata. Banyak barang lucu yang lagi diskon lho! #eh

Datang kecepetan di Hotel Jayakarta hehehe. | Dok.Pribadi
TransMart melambai-lambai dari seberang hotel 😀 | Dok.Pribadi

 

PEMBUKAAN WORKSHOP CONTENT CREATOR

Kebetulan hari itu Kemdikbud mengadakan 2 workshop berbeda dengan waktu yang bersamaan. Sehingga pembukaan acara dilakukan bersama di 1 ruang.

Pembukaan acara sedikit molor dari jadwal yang ditentukan, karena Dr. Sukirman, M.Pd, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Direktorat Jenderal PAUD Dan Pendidikan Masyarakat, Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, yang akan membuka acara tersebut mengalami penundaan pesawat dari Jakarta beberapa kali.

Meski menunggu acara dibuka memakan waktu yang cukup lama, sekitar 2 jaman, namun alhamdulillah tak terasa, saking serunya panitia mengajak membahas mengenai sharing pelaksanaan pendidikan keluarga dari berbagai daerah tempat peserta berasal.

Lagi-lagi, hal ini menguatkan, memantabkan saya, kita semua yang hadir di acara tersebut, bahwa pendidikan keluarga tidak semata-mata hanya dalam lingkup keluarga di rumah dan sekolah, namun memerlukan kerjasama seluruh lapisan lingkungan agar pendidikan pada anak-anak kita semua bisa terlaksana dengan baik.

Pernah mendengar ungkapan “It takes a village to rise a child”. Butuh satu desa untuk mengasuh seorang anak. Iya, ungkapan itu sangat benar adanya. Kita perlu bahu-membahu, saling bekerjasama dalam mewujudkan pendidikan anak bangsa yang baik.

Itulah mengapa, kami sebagai blogger dilibatkan.
Bismillah, makin bersemangat!

Sekecil apa pun sumbangsih kita, turut mensukseskan pendidikan anak bangsa!

Foto : Fuji Rahman Nugroho
Pembukaan workshop Sahabat Keluarga | Dok.Pribadi

 

WORKSHOP MENULIS ESSAY

Materi ini disampaikan oleh penulis senior terkenal dan pendiri Rumah Dunia : Gol A Gong.

Pengalamannya dalam dunia literasi selama ini, kurang lebih 35 tahun, tidak diragukan lagi kualitasnya. Siapkan saja gelas kosongmu dan siap menampung tuangan ilmunya!

Foto : Fuji Rahman Nugroho

Apa sih essay itu?

Essay adalah opini yang dituliskan dengan gaya sastra. Gampangnya, essay adalah tulisan pendapat subjektif dari seorang penulis tentang suatu hal yang meresahkan, dengan menghadirkan fakta-fakta sebagai rujukan utamanya, serta menghadirkan solusi atas hal tersebut.

Ada banyak hal yang kita jumpai di keseharian kita yang bisa diangkat sebagai tema tulisan.

Agar tulisan essay kita bagus dan bermanfaat, beberapa hal ini perlu dilakukan :

  1. Pengamatan
    Melakukan pengamatan, mencari masalah/keresahan yang terjadi.
    Misalnya : kebersihan lingkungan, jalanan rusak, pejabat korup, layanan masyarakat yang lamban, maraknya anak-anak usia sekolah yang kecanduan HP, dsb.
    Ssttt… keluarga kita sendiri di rumah juga bisa jadi ide tulisan atas masalah yang ingin kita angkat dalam essay.
  2. Riset
    Mencari fakta-fakta. Fakta-fakta ini mutlak diperlukan, meskipun tulisan kita adalah tulisan essay yang membahas sudut pandang/pendapat kita atas sesuatu.
    Fakta-fakta ini membuat tulisan kita benar/tidak hoax, dan solusi yang ditawarkan masuk akal/diterima.
    Pengumpulan fakta-fakta ini bisa didapatkan dari wawancara, survei, riset pustaka, mencatat kondisi riil di lapangan, dsb.
    Rumus 5W+1H (what, where, who, when, why dan how) bisa kita terapkan.
  3. Judul
    Agar tulisan kita menarik, penulisan judul perlu diperhatikan. Ada beberapa pakem yang menjadi acuan dalam pemilihan sebuah judul :

    1. Mengundang tanya/menarik
      Membuat pembaca penasaran dengan isi tulisan.
    2. Tidak memberitahu isi tulisan
      Jika isi judul sudah menceritakan isi tulisan, maka kecil kemungkinan pembaca akan meneruskan membaca tulisan kita sampai akhir, karena pembaca sudah menebak/tahu isi tulisan kita kira-kira seperti apa.
    3. Sebaiknya tidak lebih dari 4 kata
      Judul yang baik tidak terlalu panjang, agar pembaca tertarik dan penasaran dengan isi tulisan kita.
  4. Bahasa
    Siapa target pembaca kita. Pemilihan gaya bahasa ditentukan dengan siapa pembaca kita, agar tulisan kita terasa lebih dekat, hidup dan pesan yang ingin kita sampaikan diterima pembaca.
  5. Menulis
    Outline sangat memudahkan kita dalam menulis, dan menjaga agar tulisan kita tetap pada track tema. Biarkan imajinasimu tertuang indah dengan creative writing yang mengena di pembaca.
    Dalam menulis, kita bisa menggunakan plot maju atau pun mundur. Buat tulisan yang menarik agar pembaca mudah mencerna isi tulisan.
    Jangan lupa hadirkan solusi ya terhadap masalah yang diangkat, agar tulisan kita tidak sekedar kritik kosong 😀
    Oh iya, jangan takut menulis, karena kita dilindungi oleh pasal 28 UUD 1945 dan pasal 29 Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia, selama tidak memfitnah/hoax.
  6. Revisi
    Revisi adalah hal yang lumrah dalam proses menulis. Revisi membuat tulisan kita menjadi lebih baik. Jangan malu merevisi, karena tulisan penulis profesional pun tak lepas dari tahap ini 🙂

 

Nah, untuk latihan membuat essay ini, dibuatlah games kelompok, dengan anggota 6 orang, yang disebut “Keluarga” yang terdiri dari peran : Ayah, Ibu, 2 Anak, Pembantu, Sopir.

“Keluarga” saya bernama keluarga Paijo, atau gaulnya disebut keluarga Joy hahaha. Saya jadi ibunya. #penting

Di sini kita belajar simulasi komunikasi keluarga. Dimana suatu informasi yang diterima salah satu anggota keluarga, disampaikan berantai ke masing-masing anggota keluarga. Hingga sampailah pada ujung alur. Informasi awal tadi bisa jadi berubah lho, meski alhamdulillah tidak sampai merubah arti hehe. #syukurlah

Inilah yang riil terjadi di keluarga kan?  Ayo tingkatkan komunikasi kita di keluarga, agar terjalin kedekatan, komunikasi yang efektif, saling memahami dan menghargai satu sama lain, sehingga keluarga pun kokoh 🙂

 

Para ayah, perwakilan kelompok “keluarga” di games materi Essay | Foto : Fuji Rahman Nugroho.
Yey.. Keluarga Paijo menang! 😀 | Foto : Fuji Rahman Nugroho
Kelompok “keluarga” Paijo dapet hadiah nih, alhamdulillah terima kasih *salim satu-satu hehehe | Dok.Pribadi
Mumpung atuh mah, langsung minta tanda tangan Kang Gol A Gong! | Dok.Pribadi
Penyemangat buat duo krucil di rumah, biar semangat menulisnya ketularan Kang Gol A Gong! | Dok.Pribadi
Foto bareng penulisnya, jangan lupa. Jarinya salam Balada Si Roy ya, tahun 2019 mau difilmkan lho! | Dok.Pribadi

Setelah itu, tiap-tiap “keluarga” diminta membuat essay dengan mengamati segala sesuatu yang ada di Transmart. Seruuu! 🙂

Cari ide essay dengan pengamatan di TransMart, keluarga Paijo blusak-blusuk sampai TransStudio Mini hahaha | Foto : Carolina Ratri
Keluarga Paijo di TransMart ^_^ | Foto : Carolina Ratri
Penutupan materi essay | Foto : Nuzulul

 

WORKSHOP MEMBUAT VIDEO

Materi ini dibawakan oleh sineas muda dari Film Maker Muslim, yang telah membuat film Cinta Subuh yang punya jutaan penonton di Youtube : Muhammad Iqbal.

Foto : Fuji Rahman Nugroho

Blogger saat ini tidak hanya berkutat dengan tulisan dan foto, namun juga dengan video. Membuat konten video yang menarik itu tidak susah, namun juga tidak mudah. Trus gimana dong?

Nah, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat video :

  • Tujuan pembuatan video
  • Siapa yang menonton
  • Pesan apa yang ingin disampaikan
  • Cara menyampaikan pesan agar diterima
  • Proses pembuatan video (team, operasional, budget, wardrobe, shooting, editing, dll)
  • Media penyampaian video (youtube, tv, dll)
  • Apakah pesan tersebut sampai ke penonton

Dalam proses pembuatan video, pembagian kerja tim, lokasi, teknik pengambilan gambar (angle kamera, dll), sangat penting, karena salah pada salah satunya saja bisa mengakibatkan pembengkakan biaya operasional.

Lalu bagaimana dong dengan kita para blogger yang biasanya kerja apa-apa sendirian?

Untuk blogger, meskipun fungsi tim tidak begitu terasa, namun poin-poin lainnya tetap berlaku, agar video yang kita buat bisa sesuai dengan apa yang diharapkan. Memberdayakan keluarga/anak bisa dicoba sebagai salah satu solusi jika membutuhkan model untuk videonya 🙂

Untuk praktek membuat video, kami dibagi menjadi 7 kelompok, dimana saya masuk kelompok paling buncit, yaitu kelompok 7. Dari Jogja, kami berangkat ke kawasan wisata Tebing Breksi di Sleman. Pemandangannya keren bangetttt, masyaallah! Suka!

Pemandangan Tebing Breksi, keren bangeet! Jadi keinget film Xena/Hercules gitu 😀 | Dok.Pribadi
Pemandangan Tebing Breksi, keren bangeet! | Dok.Pribadi

Kami diberikan tugas membuat video dengan tema “Bebas”. Bukan tema bebas pilih apa saja, namun bebas, apa arti bebas menurutmu.

Gak pake lama, segera diminta praktek, diberi waktu sekitar 1 jaman, mulai dari mengamati, membuat script, sampai pengambilan gambar. Untuk editing, dll, dilakukan di hotel.

Saat tiba di Tebing Breksi, memang sudah sore, sekitar jam 17.00an, sehingga kami alhamdulillah bisa menikmati sunset yang indah dari ketinggian. Masyaallah!

Indahnya sunset dari ketinggian Tebing Breksi | Foto : Dimas Suyatno
Belajar membuat video, briefing dan pembagian kelompok di Tebing Breksi | Foto : Fuji Rahman Nugroho
Foto bersama dulu sebelum berpencar dengan kelompok masing-masing | Foto : Fuji Rahman Nugroho

Situasi yang ramai, membuat kami harus pintar-pintar cari spot untuk pengambilan gambarnya. Plus angin yang cukup kencang membuat suara yang terekam menjadi kurang jernih/banyak noise. Untuk pengambilan suara itu, akhirnya diambil secara dubbing, yang diinsert dalam video pada saat editing. Satu lagi, pengambilan gambar yang baik, mengakibatkan gambar yang diambil jernih, tidak pecah/blur. Perlu teknik khusus, latihan dan sabar hehehe.

Mau lihat video hasil kelompok kami? Ini diaaaa 🙂

FB_IMG_1546454262342.jpg
Kelompok 7 | Foto : Dimas Suyatno

Alhamdulillah lagi kelompok kami menang! Saya banyak belajar dari teman-teman semua. Semuanya menginspirasi, keren, banyak ilmu, banyak belajar, banyak teman baru. Plus banyak ide juga jadinya. Alhamdulillah, siapa yang gak mau coba ikutan acara seru kayak gini?

Penutupan 😀 | Foto : Fuji Rahman Nugroho

Ilmu dapet, semangat dapet, refreshing dapet, pengalaman dapet, teman baru dapet, dll 😀

Satu lagi… yang dulu hanya bertemu di dunia maya/sosial media, di acara ini alhamdulillah bisa bertemu langsung. Senangnya 🙂

Alhamdulillah senang sekali bisa gabung di workshop ini. Terima kasih atas semuanya, insyaallah banyak banget manfaatnya. Sekarang ayo kembali ke laptop, praktekkan apa yang didapat, tularkan kebaikan!

Tak salah kan kalau teman-teman banyak yang kirim pesan ke saya, nanyain lagi acara apa, lagi dimana, dst, gara-gara saya posting kegiatan selama workshop tersebut di story sosial media saya 😀

Jadi berasa jadi bintang/orang penting selama 3 hari kwkwkwk *jangan dilempar hp ya 😀

Oh iya, ada pe-er baca buku-buku bergizi ini. Pendidikan keluarga!

Semangat! Salam hangat dari Cepu-Jawa Tengah 🙂

Terima kasih Sahabat Keluarga Kemdikbud 🙂 | Dok.Pribadi

13 respons untuk ‘Menjadi Bintang 3 Hari! Workshop Content Creator Bareng Kemendikbud

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: