written by : wishbeukhti
ramadhan memang telah lewat, tapi semangatnya semoga tidak ikut lewat, namun tetaplah tinggal dihati ini, tumbuhlah… berkembanglah…
sehingga iman yang kerdil ini menjadi lebih besar…
teringat salah satu ceramah yang pernah aku ikuti di acara ceramah dhuhur di kantor… tentang bagaimana cara agar kita bisa mencintai Rosululloh.
pernah suatu ketika umar berkata kepada Rosul, “aku mencintaimu setelah diriku”
namun Rosul mengoreksinya, “bukan ya umar, aku dahulu, baru dirimu”
kemudian umar pun mengikuti Rosululloh “aku mencintaimu, lebih dari diriku”
dan Rosululloh membenarkan perkataan umar.
*percakapan antara Rosul dan umar ini saya tuliskan secara bahasa saya. untuk detail percakapannya sesuai di hadist, saya tidak ingat.
dihati ini menjadi bergumam sendiri…”ya Alloh, aku masih mencintai diriku dibandingkan Rosul”.
entah, cinta yang keberapakah cintaku kepada Rosul.
namun jauh didalam hati ini berbisik.. aku ingin mencintai Rosul sebagaimana seharusnya seorang muslim mencintai pemimpinnya, mencintai Rosululloh.
tentu saja saya sadar… pasti ini bukanlah hal yang mudah…
namun manusia hanya bisa berusaha dan berdoa…
berusaha dan berdoa dengan ikhlas…. (untuk mencapai ikhlas pun bukan hal mudah)
teringat salah satu ayat Al Quran yang kurang lebih isinya begini : Alloh mengabulkan permohonan syetan untuk menggoda anak cucu adam. namun Alloh pun memberitahu kepada syetan, bahwa godaan syetan tidak akan mempan menggoda anak cucu adam yang ikhlas / mukhlisin
(maaf, saya tidak ingat detail surat dan ayat keberapa, tapi seingat saya, ayat ini ada di juz awal-awal Al Quran, insyaAlloh saya akan cari, jika ketemu / ingat, insyaAlloh saya akan update tulisan ini).
back to cara mencintai Rosul, berikut tips-tips cara mencintai Rosul, yang saya dapatkan di ceramah dhuhur waktu itu :
- baca siroh nabawiyah / kisah Muhammad, Rosululloh, mulai dari lahirnya, sampai wafatnya.
- melakukan amal-amal yang menumbuhkan rasa cinta kepada beliau (menjalankan sunnahnya).
- senantiasa bersholawat kepada beliau.
tentu masih banyak cara lainnya agar kita dapat mencintai Rosul… (asal syar’i)
mungkin ada yang mau melengkapi atau menambahkan?