kesalahan yang mungkin kita perbuat tanpa kita sadari

written by : wishbeukhti

waktu itu saya sedang ada di dalam lift, sendirian, sedang menuju lantai dimana saya bertugas. sebelum saya mencapai lantai yang saya maksud, lift membuka, dan masuklah seorang bapak-bapak, usianya yaaa.. sekitar 40-50 tahunan lah, sepertinya tamu, karena saya selama bekerja disini tidak pernah bertemu dengan orang tersebut, dan dari tanda pengenalnya pun merupakan tanda pengenal tamu.

bapak itu masuk ke lift dengan paras muka datar, tanpa ekspresi…
saya pun tidak ada perubahan pada ekspresi wajah saya…

setelah masuk ke dalam lift, bapak tsb mengarahkan jari telunjuknya ke arah tombol-tombol indikator lantai lift, seolah mencari-cari tombol indikator lantai yg dicarinya..sambil berkata “lantai delapannn…… “

segera saya menoleh dan menjawab “itu pak, tombol paling kiri”, karena tombol yg bapak tsb cari ada di sebelah kiri jari telunjuknya…
mungkin tidak terlihat oleh beliau, karena tulisan nomor lantai, dan tombol lantainya letaknya bersebelahan, dan warnanya sama.. berwarna kaca :D

setelah menjawab tersebut, saya merubah ekspresi wajah saya dengan menambah sedikit senyuman…
senyuman itu saya tahan, sampai lift membuka pintu pada lantai yang saya tuju…
bedanya 3 lantai dari lantai tempat bapak tersebut masuk lift.

ketika saya keluar dari lift, saya berkata “mari pak”
bapak tersebut menjawab “ya” tanpa menoleh kepada saya…

oh.. apa yang terjadi…?
seolah hati saya merasa saya diremehkan…
seolah bapak tersebut tidak menganggap saya…
hati ini berkata.. wah sombong sekali bapak itu…

olala…. kenapa aku jadi rada sakit hati begini ya?
wah… kalo aku…. berapa kali ya aku memperlakukan orang lain seperti aku diperlakukan saat ini?
wah.. jangan-jangan aku pernah melakukannya tanpa aku sadari…
wah.. gawat…
ternyata tanpa kita sadari.. kita bisa membuat orang lain sakit hati atas apa yang kita lakukan :|

astaghfirulloh hal aladziim…

& Komentar

  1. Syarif Thoyib berkata,

    31 Maret 2008 pada 10:23 am

    semoga selalu dalam petunjuk-Nya.amien

    wishbeukhti replied :
    amin ya robbal alamin, waiyyakum :)

  2. Dinda berkata,

    11 April 2008 pada 1:33 pm

    kadang aku juga pernah ngerasain spt kejadian yg mba alami, mencoba ramah tapi responnya jadi ga enak..

    Untung aku ga pernah kapok :D

    *numpang baca2 gpp ya mba..

    wishbeukhti replied :
    iya, jangan sampai kapok… insyaAlloh tidak sia-sia kok :)
    makasih dah mampir ya…

  3. rahmadona berkata,

    17 April 2008 pada 9:26 pm

    Ass.Ya,kita memang perlu sering introspeksi…

    wishbeukhti replied :
    iya benar… insyaAlloh introspeksi menjauhkan kita dari sifat sombong, dll
    yuk tetap mempertahankan saling nasihat menasihati :)
    makasih sudah mampir …


Tulis sebuah Komentar